PT. Distribusi Voucher Nusantara

Dewan Komisaris

PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk

KOMISARIS
Dewan Komisaris Perseroan dibentuk dan anggota Dewan Komisaris diangkat berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

SUSUNAN DEWAN KOMISARIS

Dewan Komisaris Perseroan beranggotakan tiga orang, yaitu: satu Komisaris Utama, satu Komisaris, dan satu Komisaris Independen.
Per 31 Desember 2019, susunan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
– Komisaris Utama: Martin Suharlie
– Komisaris: Suryandy Jahja
– Komisaris Independen: Bambang Irawan
Seluruh anggota Dewan Komisaris Perseroan dilantik berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Distribusi Voucher Nusantara No. 64 tanggal 29 Agustus 2018, untuk masa jabatan lima tahun, hingga tahun 2023 yang mengacu pada Akta Anggaran Dasar PT Distribusi Voucher Nusantara No. 25, tanggal 29 September 2003.

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

Tugas Dewan Komisaris adalah mengawasi, memberikan saran dan arahan, serta memeriksa setiap keputusan dan kebijakan yang diambil oleh Direksi. Dewan Komisaris berwenang untuk memberhentikan anggota Direksi untuk sementara, dan dapat melakukan tindakan kepengurusan Perseroan dalam keadaan tertentu dan jangka waktu tertentu.
Tanggung jawab Dewan Komisaris sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan antara lain adalah:
– Melakukan pengawasan dan bertanggung jawab atas pengawasan terhadap kebijakan pengurusan dan jalannya pengurusan pada umumnya.
– Membentuk komite audit dan komite lainnya (jika diperlukan) dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab selaku Dewan Komisaris.
– Wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja komite yang membantu pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris.

PIAGAM DEWAN KOMISARIS

Dewan Komisaris Perseroan telah menyusun Piagam Dewan Komisaris untuk memberikan panduan dasar bagi Dewan Komisaris untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Piagam Dewan Komisaris ditetapkan pada 7 Desember 2018.

RAPAT DEWAN KOMISARIS

Dewan Komisaris diwajibkan untuk mengadakan rapat Dewan Komisaris sekurang-kurangnya satu kali setiap dua bulan.
Pada tahun 2019 Dewan Komisaris menyelenggarakan 6 kali rapat Dewan Komisaris.

PENILAIAN KERJA

Kinerja Dewan Komisaris dinilai berdasarkan: jumlah kehadiran setiap anggota dalam Rapat Dewan Komisaris dan rapat gabungan dengan Direksi; pemberian arahan kepada Direksi dan pengawasan kinerja Direksi; serta pelaksanaan tugas-tugas sebagaimana tercantum dalam Piagam Dewan Komisaris. Penilaian ini dilakukan oleh pemegang saham pada saat RUPS.

 

 

Martin Suharlie

Komisaris Utama

Warga Negara Indonesia, 45 tahun. Memperoleh gelar Sarjana dari Universitas Tarumanagara di Jakarta pada tahun 1996. Menjabat CEO di PT Mitra Komunikasi Nusantara (2008–2013). Memiliki pengalaman karier di PT Agapindo Sukses Sejati sebagai CEO (1996–2007). Menjabat di PT Berkah Karunia Kreasi sebagai Direktur (2015–sekarang). Menjabat di PT M Cash Integrasi Tbk sebagai Direktur Utama (2017–sekarang) dan di PT NFC Indonesia Tbk. sebagai Komisaris (2018–sekarang). Diangkat sebagai Komisaris Perseroan pada tahun 2018.

 

 

 

Suryandy Jahja

Komisaris

Warga Negara Indonesia, 49 tahun. Memperoleh gelar Magister di bidang Manajemen Umum dan Teknologi Informasi dari Universitas Bina Nusantara pada tahun 1996. Menyelesaikan gelar Sarjana Teknik Komputer dari University of New South Wales pada tahun 1993. Bergabung dengan PT Kresna Graha Investama Tbk pada tahun 1999 sebagai salah satu pendiri, dan menjabat sebagai Direktur PT Kresna Graha Investama Tbk (1999–sekarang). Saat ini juga menjabat sebagai Direktur PT M Cash Integrasi Tbk (2017–sekarang), sebagai Komisaris Utama PT Digital Tunai Kita (2017–sekarang), PT NFC Indonesia Tbk (2018–sekarang), dan PT Digital Mediatama Maxima (2019–sekarang), serta Direktur PT Digital Artha Media (2016–sekarang). Diangkat sebagai Komisaris Utama Perseroan pada tahun 2018.

 

 

Bambang Irawan

Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, 49 tahun. Memperoleh gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari STIE Indonesia pada tahun 1990. Memiliki pengalaman sebagai Staff Accounting di PT Sumber Kayu Persada (1990–1991), Supervisor Accounting di PT Prosperindo Sarana (1991–1992), Supervisor Accounting di PT Ventura (1992–1994), Finance & Accounting Manager di PT Opal Indah Glass (1994–1999), CEO di BMB Consultant (2000–2014), Direktur di PT Distribusi Voucher Nusantara (2013–2015), dan CFO di PT Agec Techno (2006–saat ini). Diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan pada tahun 2018.